Tampilkan postingan dengan label Intermezzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Intermezzo. Tampilkan semua postingan

Intermezz00

Di suatu sore, Pak Haji sedang duduk santai di teras rumahnya. Tiba-tiba, ada seseorang yang datang ke rumahnya, dengan tergesa-gesa, sehingga ia lupa mengucap salam.
Orang : “Maaf Pak Haji, tadi saya melihat anak anda sedang main judi..!!”
P. Haji : “ Astaghfirllahal'adziiiiim!!!!”
Orang : “ Tapi, anak anda menang, Pak, menang banyak malahan.”
P. Haji : “ Alhamdulillah…”
Orang : ??!!???!!??


Dalam perjalanannya menuju mesjid, Iring-iringan jenazah melewati seorang badui. Pemandangan ini membuat si badui merenung sejenak.
"Aku akan ikut sholatkan jenazah itu agar bila aku mati nanti orang juga tak segan menyolatkan aku," pikir si badui.
Ia lalu mengikuti iringan jenazah itu memasuki mesjid. Setelah
menyolatkan, ia kembali mengurus kerjaannya.
Malam harinya sang imam mimpi bertemu dengan si mayit. Ia tampak sangat bahagia.
"Bagaimana keadaanmu," tanya sang imam.
"Alhamdulillah, Allah telah mengampuni dosa-dosaku berkat doa si badui." Keesokan harinya sang imam mencari si Badui. Setelah bertemu, ia bertanya, "Doa apa yang kau baca sewaktu sholat jenazah kemarin."
"Aku tidak membaca apa-apa," kata si Badui.
"Semalam aku mimpi bertemu dengan mayit yang kita sholatkan kemarin. Ia bercerita bahwa Allah telah mengampuni dosa-dosanya berkat doamu."
"Aku tidak berdoa apa-apa. Aku hanya berkata: Ya Alloh, sekarang ia adalah tamu-Mu. Kalau tamuku, tentu akan kusembelihkan seekor kambing.”

Baca Lanjutannya......

Allah Maha Adil

Seorang pria setengah baya berdiri di pintu gerbang surga.
Wajahnya kelihatan letih dan tua. "Apa yang kau lakukan selama
hidup di dunia ?" tanya Malaikat Ridwan (Malaikat penjaga pintu
surga). "Saya bangsa Indonesia." jawab si pria. Ia mulai
menghitung-hitung dengan jarinya. "Dua puluh satu tahun saya
punya presiden yang pandai berpidato dan tiga puluh dua tahun
saya mempunyai seorang presiden yang sering tersenyum dan . . .
. ," katanya, lalu ia mulai menangis terisak-isak tanpa bisa
meneruskan kata2nya. Terdengar bunyi berderit dan gerbang
surga terbuka. "Masuklah," kata si Malaikat Ridwan.
"Kau sudah cukup menjalani hidup di neraka. Tidak perlu
dijelaskan lagi !"

Baca Lanjutannya......

3 parasut

Dalam pesawat terbang dari Pati menuju Makassar terdapat tiga penumpang. Yang seorang adalah anggota pramuka, seorang alim Ulama dan Si Yoyo. Tiba-tiba terdengar suara pilot lewat pengeras suara. "Dalam beberapa detik pesawat kita akan jatuh. Sayang kita hanya punya tiga parasut. Saya akan mengambil satu, karena saya harus melaporkan kecelakaan yang melipatkan tokoh penting ini." Sang pilot pun langsung loncat. Melihat pilot dengan gesit meloncat, Si Yoyo buru-buru mengambil 1 sebuah parasut yang ada di dekatnya. "Saya perlu menyelamatkan diri," ujar Si Yoyo, "Sebab saya ini adalah anggota TOPI (Tim Olimpiade Pkn Indonesia) yang bertugas sebagai kontingan RI di Intenational Pkn Olympiad, saya harus membawa bendera Indonesia di kancah internasional." Si Yoyo pun langsung terjun menyusul sang pilot. alim Ulama pun menatap si pramuka kecil. "Nak," ujar sang ali Ulama, "Kurasa sudah saatnya bagiku untuk berhadapan langsung dengan malaikat Munkar & Nakir di alam kubur. Dan kamu... kamu masih muda, kamu harus selalu menegakkan syariat Islam dengan benar. Sesungguhnya hidup adalah syariat, keyakinan, perjuangan dan Jihad... Teruskan perjuanganku nak!! Gunakanlah parasut ini. Semoga Alloh meridloimu!!." "Jangan bersedih, Pak Yai"' ujar si pramuka. "Kita masih punya dua parasut. Yang diambil Si Yoyo tadi adalah ransel saya."

Baca Lanjutannya......

Intermezzo

3 Permintaan
Seorang nelayan menangkap ikan raksasa.
"Tolong kembalikan aku ke laut, nanti kukabulkan tiga permintaanmu,"
kata ikan. "Tiga? Lima, dong!" protes si nelayan.
"Tidak bisa. Cuma tiga," jawab si ikan lemah.
"Empat, deh, ya? Ya?" bujuk si nelayan lagi.
"Maaf, sekali tiga tetap tiga," sahut si ikan yang makin tidak berdaya.
Si nelayan kemudian berpikir panjang mengenai keuntungan dan
kerugian tetap meminta empat permintaan atau menerima tiga saja.
Setelah lama kemudian, akhirnya ia memutuskan,
"Baiklah, tiga juga boleh!"
Sayang, si ikan sudah mati.

Pedolog dan Jolodot
Pedolog, Jolodot, seorang nenek dan seorang gadis cantik dalam satu forum diskusi Ilmiah.
Pada saat itu lampu tiba-tiba mati sebentar, tiba-tiba terdengar suara ciuman disusul oleh suara tamparan. Ketika lampu kambali hidup, keempat orang tersebut berpandang-pandangan sambil berpikir.
Nenek : Gadis baik, pasti salah satu dari kedua laki-laki itu mencoba mencium gadis itu, dan ditamparnya.
Jolodot : Sialan, Pedolog mencium gadis itu, aku yang ditampar.
Gadis : Salah seorang dari dua laki-laki itu pasti mencoba menciumku tapi salah mencium nenek itu dan ditamparnya.
Pedolog : Hari ini hari yang membahagiakan untukku, kucium tanganku sendiri, lalu kutampar Jolodot, dan, tidak ada yang marah.

Baca Lanjutannya......