Tampilkan postingan dengan label Rohis report. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rohis report. Tampilkan semua postingan

Kiamat 2012 Benarkah ???

Kembali, dunia seakan terguncang dengan berita menghebohkan tentang apa yang disebut sebagai “kiamat 2012”. Mungkinkah hal ini adalah sebuah isu yang serupa dengan isu di tahun 1999 silam?? Jika kali ini lebih ‘kelihatan’ ilmiah, haruskah kita mempercayainya.
Pada edisi kali ini, informasi yang kami dapatkan mengenai yang katanya ‘penjelasan ilmiah’ tentang kehancuran dunia(kiamat/the end of time) 2012 yang belum tentu benar adanya. Untuk edisi depan, insya Allah akan kami bahas tentang pra dan pasca perang akhir zaman (al-malhamah al-kubro) yang menjadi perang terakhir manusia di bumi. Semoga pembaca dapat mencernanya.

Tahun 2012 memang penuh dengan kontroversi. Dalam buku ‘Apocalypse 2012’ (Lawrence E.Joseph: 2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut.
Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat.
Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung.
Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 20120 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.
Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang.
Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700 ribu tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitunmgan ilmiah lainnya turut mendukung pandangan ini.
Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya.
Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012.
Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya.
Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika.
Semua itu merupakan ramalan-ramalan para pakar di bidangnya masing-masing.Menurut Islam, kiamat adalah hal yang tidak bias dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Umat Islam adalah umat akhir zaman.
Hari ini kita tengah menghadapi bencana nyata yakni krisis global yang sebentar lagi akan tiba di Indonesia. PHK massal, ratusan ribu pekerja sangat mungkin terjadi, juga bangkrutnya sejumlah kegiatan usaha. Hal ini ditambah dengan keputus-asaan masyarakat kita yang kian hari kian hidup susah. Kekecewaan ini menumpuk tatkala melihat para tokoh dan pejabat negara hidup dalam kemewahan. Bisa jadi, dalam waktu dekat kita akan menghadapi bencana lain di negeri ini, apalagi Pemilu 2009 kian dekat dan elit politik kita masih saja bagaikan orang-orang autis yang tidak peka terhadap kesulitan hidup dan kemiskinan rakyat di sekelilingnya.
Sumber: http://www.eramuslim.com

Baca Lanjutannya......

GOD'S KINGDOM

Pasti sudah tidak asing lagi di mata, telinga kita mengenai nama tersebut. Iya khan ???? Yups, GODS' KINGDOM atau kerajaan Tuhan yang di dirikan oleh Lia Aminuddin atau lebih populer dengan LIA EDEN, tahun 2004 silam di Jalan Mahoni 30 Jakarta Pusat. Pada edisi kali ini, karisma memberi sedikit informasi.
Kerajaan Tuhan, God's kingdom dijuluki EDEN, konon Eden berasal dari Adn. Sebagai penyesuaian namanya pula, maka Lia Aminuddin berubah menjadi Lia Eden. Ia mengaku ditunjuk Tuhan untuk menjadi

Sri Baginda Ruhul Kudus diwakili penampakannya oleh Lia Eden
Sri Ratu Sang Matahari Terbit Syamsurati Lia Eden Yang Setia Dan Yang Benar.

Berikut merupakan salah satu peresmian kerajaan tuhan yang banyak di internet.
Masih dalam rangkaian perayaan tahun baru 2005 di Eden, Tuhan menurunkan Wahyu-Nya pada tanggal 1 Januari dini hari 00.12

Inilah Wahyu Tuhan selengkapnya mengenai Peresmian Kerajaan-Nya.

Aku Allah. Aku Tuhanmu. Aku sedang di hadapanmu.Aku menjadikan Kerajaan-Ku di sini. Jadilah, maka jadilah. Dan Aku jadikan Lia Eden ratu dan raja sekaligus di Kerajaan-Ku Eden. Jadilah, maka jadilah.

Akulah pencipta semesta. Dan Akulah yang menjadikan dan meresmikan Kerajaan-Ku itu di sini. Dan apabila Aku telah meresmikan kerajaan-Ku di sini, maka jadilah penghakiman-Ku bagi seluruh umat manusia di dunia.

Tiadalah ada kebahagiaan, tiadalah ada kegembiraan tiadalah ada kemaslahatan. Semua orang menderita dan Aku hakimi. Tapi di Surga-Ku, Kudirikan Kerajaan-Ku. Dan inilah hari Kuturunkan Kerajaan-Ku. Kujadikan fatwa-Ku ini sebagai peresmian Kerajaan-Ku di atas bumi. Jadilah, maka jadilah.

Di atas sedikit dari banyak wahyu yang dituliskan oleh komunitas eden dan beredar luas di dunia maya. Dalam tulisan berikutnya juga dikatakan bahwa Lia Eden bermahkotakan nunga lily, dalam peresmiannya sebagai ratu dan raja eden.
Menurut beberapa ahli menyatakan bahwa kerajaan tuhan merupakan suatu paham yang menyatukan berbagai macam agama dan mengaku sebagai agama baru yang diberikan oleh Tuhan. Dalam salah satu program khusus yang di sajikan oleh salah satu stasiun TV swasta, seorang ahli psikologi mengatakan bahwa komunitas Eden merupakan salah satu indikasi wahang. Apakah wahang ???? Wahang merupakan suatu pikiran atau ide yang tidak nyata atau tidak sebenarnya. Orang yang mengalami hal demikian dapat dikatakan mengalami gangguan jiwa. Beliau juga menuturkan bahwa hal tersebut dapat terjadi sebab beratnya beban sosial yang terjadi di masyarakat dan akibat modernisasi. Dan dirasa, agama-agama yang ada sekarang tidak bisa memikul beban tersebut, oleh karena itu eberapa pihak ingin memunculkan spiritual baru demi ketenangan jiwa dan ingin menjadi penyelamat.
Masih ingatkah dengan salah satu berita heboh , keberanian Ede melayangkan surat kepada bapak presiden kita mengenai penghapusan semua agama di Indonesia, Islam juga tentunya. Surat tesebut kembali mendapat kecaman keras dari berbagai pihak. Berikut sedikit bagian dari surat tersebut:
Home arrow Wahyu Tuhan 2006 arrow Penghapusan Agama
Penghapusan Agama PDF Print E-mail
Wahyu Tuhan Tang Maha Esa 2006

Dan dalam hal ini, Aku pun berfatwa yang maha berat bahwa sesungguhnya Aku telah melihat umat Islam telah menodai agamanya sendiri, telah menjadikan agama-Ku sempit dan telah menjadi buruk. Mereka telah mengkhianati nama-Ku dan agama-Ku. Oleh karena itu, Aku memutuskan menghapuskan agama Islam dari sisi-Ku
Karena hal itu, kembali Lia Eden mendekam di balik sel. Dalam salah satu dialog salah satu jemaah eden oleh sebuah satsiun TV, ia menyatakan bahwa mereka para pengikut eden sekarang (Para jamaah mengenakan pakaian warna putih, mirip pakaian ihram. Mereka terdiri dari kaum pria, wanita dan remaja serta anak-anak yang masih digendong. Jumlahnya sekitar 20 orang) bahwa mereka mencaari wahyu Tuhan yang hidup dan tetap berkelanjutan dan tidak pernah berkesudahan.
Bagi umat Islam, hal yang diatas ialah risalah yang salah. Dalam Al Qur'an sendiri dikatakan bahwa Baginda Rosul Muhammad SAW, ialah yang terakhir. Dan Al Qur'an merupakan wahyu yang telah Alloh berikan pada umat Islam melalui rosul kita sebagai pedoman hidup.
*(*((^&*(_

Baca Lanjutannya......

Spanyol. mutiara Islam yang hilang

Ramadhan 92 H, atau bertepatan dengan tahun 711 M, Thariq bin Ziyad dan pasukannya merapat di pantai Spanyol, dengan membawa misi untuk menyebarkan dakwah Islam. Sayang, Raja Roderick dan pasukannya menolak, dan bahkan mengobarkan peperangan. Peperangan itu sebenarnya bermula dari pertikaian antara sesama Kristen Spanyol. Raja Roderick yang berkuasa saat itu, memaksakan keyakinan Trinitas Kristen yang dianutnya kepada umat Nasrani Aria.
Berbeda dengan para pendukung Roderick yang meyakini Nabi Isa sebagai Yesus, yaitu Allah Bapak, Anak Tuhan, dan Ruh Kudus, kaum Nasrani Aria meyakini Nabi Isa semata sebagai utusan Allah. Pemaksaan keyakinan Trinitas oleh Raja Roderick ini menimbulkan penindasan di kalangan Nasrani Aria. Lantas, pimpinan mereka meminta bantuan kepada Pasukan Thariq bin Ziyad yang memang sudah merapat di Spanyol dalam misi dakwah dari khalifah.
Panglima Thariq menerima permintaan pemimpin Nasrani Aria. Itu sebabnya, dalam sebuah pidatonya sesaat sebelum melakukan pertempuran dengan pasukan Raja Roderick, Thariq bin Ziyad memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah membawa seluruh awak pasukannya dari Afrika, kecuali beberapa pasukan kecil yang diminta pulang untuk meminta bantuan kepada khalifah.
Pidato 'kontroversial' itu karuan aja membuat pasukannya keheranan. Namun beliau mengatakan, “Di belakang kita ada lautan luas, di hadapan kita pasukan musuh. Jadi, kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya dua pilihan; menaklukkan negeri ini dan menetap di sini serta mengembangkan Islam, atau kita semua binasa (syahid)”.
Peristiwa di tahun 711 M itu mengawali masa-masa Islam di Spanyol. Pasukan Thariq sebenarnya bukan misi pertama dari kalangan Islam yang menginjakkan kaki di Spanyol. Sebelumnya, Gubernur Musa Ibnu Nushair telah mengirimkan pasukan yang dikomandani Tharif bin Malik. Tharif sukses. Kesuksesan itu mendorong Musa mengirim Thariq. Saat itu, seluruh wilayah Islam masih menyatu di bawah kepemimpinan Khalifah al-Walid dari Bani Umayah.
Thariq mencatat sukses. Ia mengalahkan pasukan Raja Roderick di Bakkah. Setelah itu ia maju untuk merebut kota-kota seperti Cordova, Granada dan Toledo yang saat itu menjadi ibukota kerajaan Gothik. Ketika merebut Toledo, Thariq diperkuat dengan 5.000 orang tentara tambahan yang dikirim Musa Ibnu Nushair.
Thariq kembali sukses. Bukit-bukit di pantai tempat pendaratannya lalu dinamai Jabal Thariq, yang kemudian dikenal dengan sebutan Gibraltar. Musa bahkan ikut menyeberang untuk memimpin sendiri pasukannya. Ia merebut wilayah Seville dan mengalahkan Penguasa Gothic, Theodomir. Musa dan Thariq lalu bahu-membahu menguasai seluruh wilayah Spanyol selatan itu.
Pada 755 Masehi, Abdurrahman tiba di Spanyol. Abdurrahman ad-Dakhil, demikian orang-orang menjulukinya. Ia membangun Masjid Cordova, dan menjadi penguasa di Andalusia dengan gelar Amir. Keturunannya melanjutkan kekuasaan itu sampai 912 Masehi. Kalangan Kristen sempat mengobarkan perlawanan “untuk mencari kematian” (MARTYRDOM). Namun penguasa Bani Umayah di Andalusia ini mampu mengatasi tantangan tersebut.
Sekadar kamu tahu, bahwa peperangan dalam Islam adalah untuk menghidupkan manusia bukan untuk memusnahkan. Itu sebabnya, ketika kaum muslimin menang perang dan menguasai wilayah tidak bertujuan menjajahnya. Berbeda dengan ideologi Kapitalisme yang memang tujuan mereka berperang adalah untuk menguasai wilayah dan menjajahnya (baca: menguras seluruh potensi wilayah itu untuk kepentingan bangsanya).
Sejarawan Barat beraliran konservatif, W. Montgomery Watt dalam bukunya SEJARAH ISLAM DI SPANYOL, mencoba meluruskan persepsi keliru para orientalis Barat yang menilai umat Islam sebagai yang suka berperang. Menurutnya, “Mereka (para orientalis) umumnya mengalami mispersepsi dalam memahami jihad umat Islam. Seolah-olah seorang muslim hanya memberi dua tawaran bagi musuhnya, yaitu antara Islam dan pedang. Padahal, bagi pemeluk agama lain, termasuk ahli kitab, mereka bisa saja tidak masuk Islam meski tetap dilindungi oleh suatu pemerintahan Islam.” Hmm.. perlu dicatet tuh.
Itulah yang terjadi sepanjang perjalanan sejarah masuknya Islam ke Spanyol. Islam, tak hanya masuk dengan damai, namun dengan cepat menyebar dan membangun peradaban tinggi hingga Spanyol mencapai puncak kejayaannya. Kota-kota terkemuka Spanyol seperti Andalusia dan Cordova, menjadi CENTER OF EXCELLENT peradaban dunia. Keren nggak?
Berkembangnya iptek
Montgomery menganalisa tentang rahasia kemajuan peradaban Islam, ia mengatakan bahwa Islam nggak mengenal pemisahan yang kaku antara ilmu pengetahuan, etika, dan ajaran agama. Satu dengan yang lain, dijalankan dalam satu tarikan nafas. Pengamalan syariat Islam, sama pentingnya dan memiliki prioritas yang sama dengan riset-riset ilmiah.
Nggak mengherankan tentunya jika para ulama terkemuka seperti Ibnu Rusyd (1126-1198) misalnya, yang terkenal di Barat dengan nama Averous, diakui pula sebagai ilmuwan yang handal di bidangnya. Ibnu Rusyd adalah filosof, dokter, dan ahli fikih Andalusia. Bukunya yang terpenting dalam bidang kedokteran ialah AL-KULLIYAT yang berisi kajian ilmiah pertama kali mengenai tugas jaringan-jaringan dalam kelopak mata. Bukunya dalam bidang fikih adalah BIDAYATUL MUJTAHID.
Spanyol juga punya az-Zahrawi yang dikenal sebagai orang pertama yang memperkenalkan teknik pembedahan manusia. Az-Zahrawi yang lahir dekat Cordova pada 936 Masehi, dikenal pula sebagai penyusun ensiklopedi pembedahan yang karya ilmiahnya itu dijadikan referensi dasar bedah kedokteran selama ratusan tahun. Sejumlah universitas, termasuk di Barat, menjadikannya acuan.
Kontribusi ilmuwan Islam di bidang astronomi nggak kalah seru. Adalah az-Zarkalli, astronom muslim kelahiran Cordova yang pertama kali memperkenalkan astrolobe. Yaitu suatu instrumen yang digunakan untuk mengukur jarak sebuah bintang dari horison bumi. Penemuan ini menjadi revolusioner karena sangat membantu navigasi laut. Dengan begitu, transportasi pelayaran berkembang pesat selepas penemuan astrolobe.
Jadi jelas, ilmu pengetahuan, bukanlah bagian yang terpisahkan dari syariat Islam dan etika moral. Menurut Montgomery, nggak ada yang dapat melukiskan relasi antara ilmu pengetahuan, etika, dan agama daripada kata-kata filosofis Ibnu Rusyd: “Filsafat, tak berarti apa-apa jika tak bisa menghubungkan ilmu pengetahuan, agama dan etika dalam suatu relasi harmonis.” Ibnu Rusyd pernah mengatakan, bahwa ilmu pengetahuan dibangun di atas fakta-fakta dan logika hingga sampe kepada suatu penjelasan rasional. Etika, merefleksikan manfaat setiap riset ilmiah, sehingga harus bisa memberi nilai tambah bagi kehidupan. Sedangkan firman Allah, yakni al-Quran, menjadi satu-satunya pembimbing kita untuk sampai pada tujuan hakiki dari hidup ini.
Itu sebabnya barangkali, W.E. Hocking berkomentar, “Oleh karena itu, saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa al-Quran mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesunguhnya dapat dikatakan, bahwa hingga pertengahan abad ke tigabelas, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.” (THE SPIRIT OF WORLD POLITICS, 1932, HLM. 461)
Menurut Montgomery, cukup beralasan jika kita menyatakan bahwa peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri. Tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi 'dinamo'nya, Barat bukanlah apa-apa. Wajar jika Barat berhutang budi pada Islam.
Benteng terakhir itu bernama Granada
Sayangnya, masa pencerahan bagi seluruh dunia ini kemudian dikotori oleh para pemimpin Eropa yang bersepakat meninggalkan agama dalam segala aspek kehidupan dan mengembangkan dengan apa yang kemudian dikenal sebagai sekularisme. Akibatnya, keagungan peradaban Islam yang dibangun di Spanyol, berakhir dengan tragis. Yaitu saat penguasa kafir Eropa menghancurkan semua karya pemikiran para ilmuwan muslim. Tak hanya karya-karyanya yang dimusnahkan, para ilmuwannya pun disingkirkan.
Ibnu Massarah diasingkan, Ibnu Hazm diusir dari tempat tinggalnya di Mallorca. Kitab-kitab karya Imam al-Ghazaly dibakar, ribuan buku dan naskah koleksi perpustakaan umum al-Ahkam II dihanyutkan ke sungai, Ibnu Tufayl dan Ibnu Rusyd disingkirkan. Nasib yang sama, dialami juga oleh Ibnu Arabi.
Kebijakan 'bumi hangus' itu menyebabkan sulit merekontruksi perjalanan sejarah Islam di Eropa. Namun demikian, keberadaan Granada, Cordova, Sevilla, dan Andalusia sebagai bukti keagungan peradaban Islam di Spanyol tak bisa dipungkiri. Meski akhirnya sirna juga dihancurkan Pasukan Salib Eropa.
Oya, petaka Perang Salib juga telah membuat kita kehilangan perpustakaan-perpustakaan paling berharga yang ada di Tripoli, Maarrah, al-Quds, Ghazzah, Asqalan, dan kota-kota lainnya yang dihancurkan mereka. Salah seorang sejarawan menaksir, buku-buku yang dimusnahkan tentara Salib Eropa di Tripoli sebanyak tiga juta buah.
Pendudukan Spanyol atas Andalusia juga telah membuat kita kehilangan perpustakaan-perpustakaan besar yang diceritakan sejarah dengan mencengangkan. Semua buku dibakar oleh pemeluk-pemeluk agama yang fanatik. Bahkan buku-buku yang dibakar dalam sehari di lapangan Granada menurut taksiran sebagian sejarawan berjumlah satu juta buku. (Dr. Mustafa as-Siba'i, PERADABAN ISLAM; DULU, KINI DAN ESOK, hlm. 187)
Granada tinggal kenangan, sejak berkecamuknya Perang Salib. Tepat pada 2 Januari 1492, Sultan Islam di Granada, Abu Abdullah, untuk terakhir kalinya terlihat di Istana al-Hamra. Granada jatuh ke tangan kaum kafir Eropa. Semua merasa kehilangan (apalagi kalo kita mengenal Spanyol sebatas klub sepakbola Real Madrid atau Barcelona. Menyedihkan!).
Sekadar tahu aja bahwa Granada, kota yang terletak di selatan kota Madrid, ibukota Spanyol sekarang, adalah salah satu pusat ilmu pengetahuan Islam yang agung dan tergolong dalam kawasan lainnya yang tak kalah menarik dan bersejarah setelah Andalusia, Cordova, Balansiah, Bahrit, Ichiliah, Tolaitalah dan yang lainnya. Granada juga masyhur sebagai kiblat yang menjadi tumpuan harapan para pelajar yang datang dari segenap kawasan yang berada di sekitar Granada, baik kaum muslimin maupun nonMuslim. Pusat pengkajian yang masyhur di Granada adalah al-Yusufiah dan an-Nashriyyah.
Di sini, juga telah melahirkan banyak ilmuwan muslim yang terkenal. Di antaranya Abu al-Qasim al-Majrithi sebagai pencetus kebangkitan ilmu astronomi Andalusia pada tahun 398 Hijriah atau sekitar tahun 1008 Masehi. Beliau telah memberikan dasar bagi salah satu pusat pengkajian ilmu matematika yang masyhur. Selain beliau, Granada juga masih memiliki sejumlah ilmuwan dan ulama terkenal, di antaranya adalah al-Imam as-Syatibi, Lisanuddin al-Khatib, as-Sarqasti, Ibnu Zamrak, Muhammad Ibnu ar-Riqah, Abu Yahya Ibnu Ridwan, Abu Abdullah al-Fahham, Ibnu as-Sarah, Yahya Ibnu al-Huzail at-Tajiibi, as-Shaqurmi dan Ibnu Zuhri. Di kalangan perempuan tercatat nama-nama seperti Hafsah binti al-Haj, Hamdunah binti Ziad dan saudaranya, Zainab.
Amat wajar dong kalo ilmuwan sekelas Emmanuel Deutch berkomentar, “Semua ini memberi kesempatan bagi kami (bangsa Barat) untuk mencapai kebangkitan (RENAISSANCE) dalam ilmu pengetahuan modern. Oleh karena itu, sewajarnyalah jika kami selalu mencucurkan airmata manakala kami teringat saat-saat terakhir jatuhnya Granada.” (M. Hashem, KEKAGUMAN DUNIA TERHADAP ISLAM, hlm. 100)
Granada adalah benteng terakhir kaum muslimin di Andalusia (Spanyol) yang jatuh ke tangan bangsa Eropa yang kafir. Semoga Islam kembali memimpin dunia. Mencerahkan dan menjadi “rahmatan lil 'alamin”. Yup, Islam yang memberikan masa depan dunia dengan lebih cerah. Jadi, yuk berjuang untuk membela Islam dan menegakkannya dalam naungan Khilafah Islamiyyah. Tunggu apalagi sobat? Ayo, berjuang sekarang juga! [solihin: sholihin@gmx.net]
------------------------

Baca Lanjutannya......