Tampilkan postingan dengan label Suplemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suplemen. Tampilkan semua postingan

Makkah=Jantung pelanet Bumi

| 1 komentar

Siapa yang ngga tau kota Makkah??? Semua sobat karisma pasti sudah menganal dekat dengan kota yang satu ini. Rasulullah Muhammad SAW, dilahirkan di kota ini. Wahyu berupa firman-firman Alloh SWT yang sangat agung juga banyak diturunkan di kota ini. Tapi, tahukah antum bahwa ilmuwan-ilmuwan modern saat ini telah mengetahui bahwa kota makkah adalah jantung planet bumi???

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Makkah adalah pusat planet ini. Berbagai penemuan ilmiah telah membenarkan fakta ini. Mekipun masih penuh misteri tentang apakah orang ini benar-benar yang pertama mendarat di bulan. Ketika Neil Amstrong mengambil gambar planet Bumi, ia berkata:”Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya?”

Seorang ilmuwan Prancis kelahiran Palestina yang bernama Yasin As-Syauk mempresentasikan dengan detail penemuannya yang menegaskan bahwa Makkah merupakan poros Bumi. Dan karenanya, Makkah berhak dijadikan patokan waktu dunia yang benar, menggantikan pemakaian waktu Greenwich, London. Lebih mengejutkan lagi, bahkan di website log http://misteridunia.wordpress.com/2008/10/101639_f520.jpg para astronot selanjutnya menemukan bahwa bumi mengeluarkan semacam radiasi. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata radiasi ini berasal dari kota Makkah, tepatnya di Ka’bah. Yang mengejutkan lagi adalah, radiasi tersebut bersifat infinite (tak berujung). Hal ini terbukti ketika para astronom ini mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’. Artinya, apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya anatara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Makkah (Zero Magnetism Area), konon ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Karena itulah ketika kita berkeliling mengelilingi Ka’bah (thawaf), maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah. Sebagai jantung Bumi, Makkah dinubuatkan sebagai penentu kehidupan jagad raya. Dari Ali Radhiyallahu anhu Nabi SAW bersabda, Allah Ta’ala berfirman “Apabila Aku menghendaki untuk merusakkan dunia (kiamat), maka Aku mulai dengan Rumah-Ku (Ka’bah), kemudian dunia mengiringinya.” (Ilhya Ulumuddin, bab Keutamaan Baitullah dan Makkah yang mulia).

Dalam Hadits yang lain dijelaskan.”Perbanyaklah thawaf di Baitullah (Ka’bah) sebelum Bait ini (Ka’bah) diangkat. Bait ini telah roboh dua kali dan ketiga kalinya diangkat” (Riwayat Al-Bazzar, Ibnu Hiban dan Al-Baihaqi dari Hadits Ibnu Umar).
Wallohua’lam.

*Dari Suara Hidayatullah dan berbagai sumber online.

Baca Lanjutannya......

Ketika Nabi Berziarah

| 0 komentar

Sobat Karisma yang pade jenius-jenius,... Banyak di antara kita yang melarang ziarah kubur. Ada yang bilang itu musyrik, dan sebagainya. Ada juga yang berziarah rutinnya bukan main tapi sholatbya bolong2 (lha,.. yang gini nih yg ga beres..). Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda:

"Dahulu aku pernah melarang kalian berziarah kubur, (kini) berziarahlah, agar ziarah kubur itu mengingatkanmu berbuat kebajikan." (HR Al-Ahmad, hadits shahih)

Di antara yang perlu diperhatikan dalam ziarah kubur adalah:

1. Ketika masuk, sunnah menyampaikan salam kepada mereka yang telah meninggal dunia. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam mengajarkan kepada para sahabat agar ketika masuk kuburan membaca,

"Semoga keselamatan dicurahkan atasmu wahai para penghuni kubur, dari orang-orang yang beriman dan orang-orang Islam. Dan kami, jika Allah menghendaki, akan menyusulmu. Aku memohon kepada Allah agar memberikan keselamatan kepada kami dan kamu sekalian (dari siksa)." (HR Muslim)

2. Tidak duduk di atas kuburan, serta tidak menginjaknya Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam :

"Janganlah kalian shalat (memohon) kepada kuburan, dan ja-nganlah kalian duduk di atasnya." (HR. Muslim)

3. Tidak melakukan thawaf sekeliling kuburan dengan niat untuk ber-taqarrub (ibadah). Karena thawaf hanyalah dilakukan di sekeliling Ka'bah. Allah berfirman,

"Dan hendaklah mereka melakukan tha'waf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah, Ka'bah)." (AI-Hajj: 29)

4. Tidak membaca Al-Qur'an di kuburan. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda,

"Janganlah menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesung-guhnya setan berlari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah." (HR. Muslim)

Hadits di atas mengisyaratkan bahwa kuburan bukanlah tempat membaca Al-Qur'an. Berbeda halnya dengan rumah. Adapun hadits-hadits tentang membaca Al-Qur'an di kuburan adalah tidak shahih.

5. Tidak boleh memohon pertolongan dan bantuan kepada mayit, meskipun dia seorang nabi atau wali, sebab itu termasuk syirik besar. Allah berfirman,

"Dan janganlah kamu menyembah apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah, sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zhalim." (Yunus: l06)

Zhalim dalam ayat di atas berarti musyrik.

6. Tidak meletakkan karangan bunga atau menaburkannya di atas kuburan mayit. Karena hal itu menyerupai perbuatan orang-orang Nasrani, serta membuang-buang harta dengan tiada guna. Seandainya saja uang yang dibelanjakan untuk membeli karangan bunga itu disedekahkan kepada orang-orang fakir miskin dengan niat untuk si mayit, niscaya akan bermanfaat untuknya dan untuk orang-orang fakir miskin yang justru sangat membutuhkan uluran bantuan tersebut."

7. Dilarang membangun di atas kuburan atau menulis sesuatu dari Al-Qur'an atau syair di atasnya. Sebab hal itu dilarang,

"Beliau Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melarang mengapur kuburan dan membangun di atas-nya."

Cukup meletakkan sebuah batu setinggi satu jengkal, untuk menandai kuburan. Dan itu sebagaimana yang dilakukan Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam ketika meletakkan sebuah batu di atas kubur Utsman bin Mazh'un, lantas beliau bersabda,

Baca Lanjutannya......

Apa Itu Mahrom?

| 0 komentar

Baca Lanjutannya......

Kapan Kiamat Itu?

| 0 komentar

Kiamat adalah salah satu misteri ilahi yang terjaga kerahasiaanya. Dan saya yakin sampai sekarangpun tidak bisa diprediksi dan tidak bisa ditemukan dalam perspektif/pandangan manapun.
Kembali pada pembahasan kitab-kitab tafsir dengan menganalisa pernyataan sayyidina Abu Bakar Siddiq Ra. Dalam mafatihul ghaib dalam surah al-baqarah itu dikatakan bahwa, diantara ilmu Allah itu ada ilmu yang diberikan kepada semua manusia, sehingga semua manusia tahu tentang ilmu Allah itu. Kemudian ada ilmu Allah yang diberikan hanya pada orang-orang Khawwas (ahli ma’rifat), sehingga kita tidak bisa mengetahuinya. Dan diantara ilmu Allah ada yang hanya diberikan kepada para Nabi, sehingga kalangan awam dan Khawwas pun tidak mengetahuinya. Bagian terakhir, the last sharing, dari pembahasan ilmu Allah itu ada ilmu yang ketiga golongan itu tidak diketahui sama sekali oleh mereka, kecuali Allah.
Dari sharing/pembagian di atas, masalah kiamat ternyata masuk pada bagian yang terakhir yang para nabi pun tidak mengetahuinya.
Pada surat Al-A’raf ayat 187
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui".”
Nah, akan tetapi, di balik itu semua ada ilmu kiamat yang diberitahukan kepada manusia. Sedangkan yang tidak diberikan Allah kepada kita adalah ilmu tentang kapan terjadinya kiamat.
Kalau dulu seorang yang dapat melakukan komunikasi dengan ruh orang yang sudah mati, yang bernama Ruh Erry, dalam salah satu dialognya ditanyakan, “Kapan kiamat itu terjadi?” jawabnya kiamat itu terjadi pada tanggal 9 bulan 9 tahun 1999. Ternyata hal itu tak terbukti.
Selain itu, ada juga sebuah scenario lain. Yaitu: apabila datang komet, yang namanya: “Levy Schumacer” ( kaya’ nama pembalap ya..?) ke dareah tata surya dengan jalur: masuk ke daerah pelanet Yupiter, kemudian melesat dan menghantam Bumi sehingga bumi hancur. Akan tetapi, prediksi semacam itu tak dapat dibenarkan, karena ilmu tentang apa yang menyebabkan kiamat adalah rahasia ilahi. Adapun prediksi2 lain, semuanya tak kan pernah terjadi.
Yang pasti adalah kiamat itu dekat dan pasti terjadi, itu saja. Itulah ilmu tentang kiamat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Karena dalam Al-qur’an diinformasikan seperti berikut.
“Allah-lah yang menurunkan Kitab dengan (membawa) kebenaran dan (menurunkan) neraca (keadilan). dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu (sudah) dekat ?” (assyuraa:17)
Dan dalam ayat lain:
“ Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu Hanya di sisi Allah". dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya. ” (al-Ahzab: 63).
Gampangnya, kiamat itu dekat dan pasti terjadi. Hanya kapan waktunya itu rahasia Allah. Apapun yang kita (termasuk para astronom barat, bahkan utara, timur, dan selaan) usahakan untuk mengetahui kapan kiamat terjadi, atau menghitung(lebih tepatnya mengira2) untaian sekon jarak hari ini dengan hari kiamat itu tak kan ada yang sanggup. Kalaupun bisa, mungkin hanya sekadar mengeja tanda tanda alam yang terjadi waktu demi waktu dengan intrik pro kontra teori2 yg dipakai. Semoga semua ini bisa meningkatkan keimanan kita tentang Hari KIAMAT.


Baca Lanjutannya......